Guys, ada kabar yang cukup menarik dari negeri gingseng nih. iPhone yang selama ini dianggap “cool” dan wajib punya buat anak muda Korea, sekarang malah dibilang terasa seperti “dad phone” alias HP-nya bapak-bapak.
Yang lagi naik daun? Samsung Galaxy Z Fold 8 dengan desain lipat ala paspor yang lebih pendek, lebih lebar, tipis, dan ringan.
Kenapa Gen Z Korea beralih?
Menurut data dari Samsung.com, sekitar separuh pemesan awal Galaxy Z Fold 8 di Korea Selatan datang dari kelompok usia remaja, 20-an, sampai 30-an. Yang lebih menarik lagi, pembelian di kalangan perempuan usia itu meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding model sebelumnya.
Padahal, 67 persen perempuan Korea di usia 20-an masih pakai iPhone. Angka ini cukup signifikan, seperti yang dilaporkan Korea JoongAng Daily.
Desain Z Fold 8 jadi magnet utamanya. Bukan cuma spek atau fitur AI yang bikin penasaran, tapi bentuknya yang beda banget. Kalau dibuka, layarnya lebih “kotak” (rasio mendekati 4:3) yang enak buat baca webtoon, nonton YouTube, atau multitasking.
Kalau dilipat, ukurannya mirip paspor sehingga praktis dibawa-bawa tanpa terasa janggal. Banyak yang bilang, “langsung jatuh cinta pas lihat langsung karena cantik banget.”
Di media sosial Korea, komentar-komentar seru muncul. Ada yang bilang iPhone sekarang terasa “mainstream, aman, dan kurang exciting.”
Ada juga mantan pengguna setia Apple yang sudah 10 tahun pakai iPhone, akhirnya “pamit sambil menangis” dan pindah ke Fold 8. Bahkan proporsi pengguna iPhone yang beralih ke seri Galaxy Z tahun ini dilaporkan naik dua kali lipat dibanding generasi sebelumnya.
Bukan cuma soal gengsi
Tren ini bukan tiba-tiba. Beberapa tahun terakhir, Gen Z Korea mulai lebih prioritaskan praktis: rekaman telepon, Samsung Pay yang nyaman di Korea, layar besar buat konten, dan desain yang beda.

iPhone tetap premium dan cantik, tapi buat sebagian anak muda, desainnya sudah “biasa aja.” Sementara Samsung berhasil bikin foldable yang sebelumnya sering dicap “HP abang-abang” jadi lebih stylish dan menarik buat perempuan muda.
Pre-order seri Galaxy Z 8 di Korea bahkan tembus rekor 1,44 juta unit. Angka tersebut adalah yang tertinggi sepanjang sejarah Galaxy. Galaxy Z Fold 8 reguler menyumbang sekitar 70 persen dari total itu. Secara global, penjualan kumulatifnya juga sudah melewati 5 juta unit.
Jadi, iPhone kalah total?
Belum tentu. iPhone masih kuat di kalangan “young 40s” (yang ingin terlihat muda) dan punya ekosistem yang susah ditinggal.
Tapi di kalangan Gen Z Korea, terutama perempuan, momentum Samsung jelas terasa. Desain yang “beda” dan lebih fun ternyata jadi senjata ampuh.
Jadi, buat yang lagi mikir ganti HP: mungkin sekarang saatnya coba lihat-lihat foldable. Siapa tahu, yang dulu dianggap “aneh” malah jadi pilihan paling hits.
Korea lagi kasih contoh, desain yang inovatif bisa menggeser persepsi, bahkan terhadap brand sekuat Apple.
